Cerpen

Terkapar

Sudah hampir satu jam tubuh Pras terkapar di trotoar. Tak ada satu pun orang yang berani menyentuhnya. Orang-orang beranggapan ia telah mati. Tidak. Pras tidak mati. Ia hanya tertidur. Rasa kantuk yang mendera membuatnya tertidur seketika.

Continue Reading...

Cerpen

Cinta Terlarang

Aku membuka jendela kamar hotel, membiarkan angin yang dibawa oleh pekat malam masuk membelai tubuhku. Kulihat bulan bulat sempurna berwarna perak seperti mata serigala, bertengger mesra di langit malam tanpa bergerak seperti terperangkap dalam bingkai jendela. Kupandangi bulan itu beberapa saat. Sebagai pengganti rasa gelisahku menunggu pujaan hatiku yang tak juga kunjung tiba.

Continue Reading...

Cerpen

Jika Ada Cara Termanis untuk Mati

Jika ada cara termanis untuk mati, aku pasti akan memilihnya. Hanya saja, mengatur kematian nyatanya adalah sebuah kepahitan. Semua baju-bajumu kulipat rapi di lemari, barangkali kau akan pulang sebentar, untuk mengambil sisa-sisa barangmu. Secangkir kopi dan sepiring roti bakar, mungkin sudah berjamur, aku masih menunggumu untuk menghabiskan sisanya. Maaf jika ada beberapa barangmu tak kau lihat tampak di kamarmu atau rumah kita ini, sebagian kubuang, tak lama setelah kau memutuskan pergi dari rumah ini.

Continue Reading...

Cerpen

Berakhirnya Kuasa Tuan Tanah

Tuan Markoni memberiku segenggam tanah untuk kubawa pulang. Orang-orang di teras rumah mewah itu menatapku gembira. Aku tak bisa berkata apa-apa. Bukan karena tak mampu melawan, melainkan terlalu banyak lelaki bertubuh kekar berdiri mengawal tuan tanah keparat itu. Akhirnya, aku mundur. Pulang, meski jelas semua tahu entah ke mana aku bisa pulang. Satu-satunya yang terlintas di benakku adalah rumah Sapono.

Continue Reading...

Cerpen

Kisah Tentang Seorang Pemuda Bodoh

Coba dengarlah sejenak kisahku ini. Sebuah kisah yang mungkin bisa kalian ambil pelajaran darinya. Kisah yang menceritakan tentang seorang pemuda yang merasa dirinya manusia sempurna. Tampan, cerdas, lahir sebagai keturunan saudagar kaya raya pula. Pemuda yang memelihara pikiran, jika seorang sempurna haruslah berjodoh dengan yang sempurna pula.

Continue Reading...

Cerpen

Cinta Dalam Bus Antar Provinsi

Dan hal paling kau suka ialah menciumi kepala bayimu, meletakkan begitu lama bibirmu di atas ubun-ubunnya yang belum ditumbuhi rambut hingga kau rasakan denyutan-denyutan lembut lalu membisikkan sebaris doa kepada denyutan itu: aku mencintaimu. Mencintaimu sejak pertama dan selamanya.

Continue Reading...