RAGAM

Garis-Garis Hanafi di Masa Pandemi

July 23, 2020

Pameran Seni Rupa “60 Tahun dalam Studio”

Situasi saat ini telah mempengaruhi seniman dengan satu dan lain cara, termasuk Hanafi. Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, pada bulan ini, galerikertas kembali dibuka dengan menyelenggarakan pameran pelukis Hanafi dengan judul “60 Tahun dalam Studio”. Pameran ini bertepatan dengan dua momen penting, yaitu momen 60 tahun usia Hanafi dan momen pandemi. Hanafi mengatakan, dalam kondisi apapun seorang seniman memiliki kewajiban untuk tetap melaporkan karyanya.

“Membuat karya pada masa wabah saya akui tidak mudah. Betapa sulitnya membuat jarak wabah Corona ini sebagai objek dan kreator sebagai subjek. Karena jika jarak ini tidak ditemukan, maka karya-karya yang tercipta hanya berisi kesedihan, keputusasaan, dan apatisme. Tantangan saya adalah merebut kembali jarak pandang untuk menemukan benih-benih keprihatinan hidup,” kata Hanafi.

Pada pameran ini, pengunjung akan lebih banyak melihat intensitas garis. Meskipun Hanafi sudah sejak dulu menunjukkan capaian yang mengagumkan soal garis, namun situasi saat ini memberikan tekanan yang berbeda. Karya dalam pameran ini seperti mengajak menuju apa yang hendak dijangkau oleh Hanafi. Selain itu, kondisi saat ini akan menjadi ingatan kolektif umat manusia abad ini. Salah satunya bisa dilihat pada mural Vincent van Gogh. Karya Hanafi itu ingin mengajak pengunjung untuk tetap berbesar jiwa dalam kondisi apapun. Sebab, mungkin situasi ini akan tetap menjadi salah satu isu yang akan tetap dibahas dan direspons oleh seniman lainnya.

“Pameran ini menampilkan karya- karya Hanafi yang dibuat selama masa karantina massal dan secara umum merespons berbagai isu-isu di sekitar karantina. Ada intentitas yang berbeda dari karya Hanafi sebelumnya. Namun, karya Hanafi ini adalah karya yang dibuat ketika kita semua sama-sama sedang merasakan situasinya. Ini adalah cara lain dalam mengalami seni rupa,” kata kurator galerikertas, Heru Joni Putra.

Selain itu, seperti format galerikertas sejak awal mula, rangkaian pameran ini juga membuka kesempatan untuk pelukis muda yang ingin mempresentasikan karya mereka kepada Hanafi.  Setiap karya perupa muda akan dibedah oleh Hanafi dan dipilih perupa-perupa yang akan diberi workshop hingga kemudian karya tersebut akan dipamerkan di galerikertas pada bulan berikutnya.

Hanya saja karena situasi saat ini, untuk menikmati karya-karya Hanafi pada pameran kali ini, pengunjung tidak bisa datang seperti biasanya. Sebab galerikertas mengatur ulang tata-aturan memasuki galeri dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang diberikan pemerintah. Tujuannya menjaga agar setiap pengunjung tetap aman satu sama lain. Misalnya, setiap pengunjung mesti melewati sensor suhu tubuh dahulu dan dalam satu jam, maksimal hanya bisa dimasuki oleh 9 pengunjung. Setiap jarak satu jam, diberi waktu kosong untuk bersih-bersih selama setengah jam. Setiap pengunjung pun harus mengatur jarak satu sama lain, dengan berdiri pada lantai yang diberi tanda-lingkaran. Pameran “60 Tahun dalam Studio” ini memajang 65 karya dan digelar mulai tanggal 5 Juli sampai 5 Agustus 2020. Setiap hari galerikertas hanya dibuka pukul 12.00-16.00 WIB. Setiap satu jam hanya boleh dimasuki 9 pengunjung. Setiap satu jam, galerikertas dikosongkan dulu setengah jam dan setelah itu baru bisa dimasuki 9 pengunjung lainnya. Jadi, dalam sehari hanya bisa dikunjungi 27 orang. Oleh sebab itu, setiap peserta harus mendaftar terlebih dahulu untuk mengatur waktu kunjungannya melalui form pendaftaran yang tertera pada akun-akun media sosial milik galerikertas. [] Wahyu Indro Sasongko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *