Puisi

Puisi Faris Al Faisal

June 11, 2019

Daun Gitar

Sehelai daun gitar

Bergetar disapu jemari

Serak-serak lagu berceceran

Di pekaranganmu

Mengenalkan nada

Dawai-dawai cinta

Indramayu, 2018 


Apel Merah

Saat duduk di bawah pohon

Sebutir apel merah jatuh

Aku menjadi Isaac Newton

Menemukan keajaiban

Indramayu, 2018


Gugur

Gugurlah bayang-bayang

Sebuah jaring matahari robek

Mendengus hangus

Tak ada kehangatan

Bahkan hanya untuk bertegur sapa

Indramayu, 2018


Semusim Melingkar

Di matamu semusim melingkar

Ular-ular betina bermata liar

Menyimpan racun cinta mematikan

Indramayu, 2018


Derik Jangkrik

Sunyi di dadamu

Berderik jangkrik

Dalam selimut rumput

Indramayu, 2018


Si Jelita Panggung

Seteguk malam di atas panggung

Boneka teramat cantik

Milik pinggul si jelita

Seperti urat nadi

Bergetar menghidupkan

Tangan-tangan bergoyang

Indramayu, 2018


Senandika

Pada puisi, cerita pendek,

Rimbun akar senandika

Membelukar

Melilit dada

Batang pohon pikir

Matang berbuah

Indramayu, 2018


Biji Janji

Menanam biji janji di bibir

Tumbuh pohon tembakau

Dibakar pada batang rokok

Asap tempias tak berbekas

Indramayu, 2018


Todak

Mawar gerigi

Ikan-ikan todak

Berlompatan. Berlari

Memotong ombak

Membuat sajak

Indramayu, 2018


Rengkah Mawar

Pecah mahkota

Auman luka

Batas cinta yang kutanam

Pagar memakan

Rengkah mawar

Indramayu, 2018


Faris Al Faisal lahir dan tinggal Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Forum Masyarakat Sastra Indramayu (FORMASI). Menulis fiksi dan non fiksi. Karya fiksinya adalah novella Bunga Narsis Mazaya Publishing House (2017), Antologi Puisi Bunga Kata Karyapedia Publisher (2017), Kumpulan Cerpen Bunga Rampai Senja di Taman Tjimanoek Karyapedia Publisher (2017), Novelet Bingkai Perjalanan LovRinz Publishing (2018), dan Antologi Puisi Dari Lubuk Cimanuk Ke Muara Kerinduan Ke Laut Impian Rumah Pustaka (2018). Sedangkan karya non fiksinya yaitu Mengenal Rancang Bangun Rumah Adat di Indonesia Penerbit Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *