Puisi

Puisi Febriana

June 7, 2022

Hide away

A feeling of this

Depression is torching me

I’d like to go, please

Solo, 22 Mei 2022


Dream of the Wind

The wind is coming

I feel my body’s freezing 

I’m only dreaming 

Solo, 22 Mei 2022


Gabriella’s Eyes

Gabriella’s eyes

Shine as diamond in the sky

They are eagle’s eyes

Solo, 22 Mei 2022


Juwita Tumpuan Asmara

Kabut, kalut nan bernaung ruang

Peduli apa pada siang?

Bak gerombolan awan

Samar nan menawan

Asmara kau sulut

Kau kira kasihku surut?

Oh, Kau juwita tumpuan kalbu

Detak jantung mengiring rapalan mantraku

Merindumu bak tertusuk duri tajam

Kau lepas panah menderu menghunjam

Perih menempa jiwa

Apa guna raga bersuka

Rinduku menderu seluruh raga

Harap kuucap dalam sukma

Detik berganti tahun 

Pikirku mengharu hingga ke ubun

Sejuk merajuk semilir bayu

Bening mengalir tenang air mataku

Karangpandan, 13 November 2021


Soemarah

Senja menggiring hingga peraduan

Siapakah engkau, wahai Toean?

Merapal doa mengembus asa

Kecupmu tulus pada pelupuk mata

Para penghuni semesta

Harapan adalah doa

Doa adalah mantra

Dirapal dalam jiwa merasuk sukma

Toean, mantramu tertuju para pendosa

Kau pusar tujuh arah mata semesta

Kepada semesta tersemaikan

Benih kasih dan kepasrahan

Teguh bersikukuh bersimpuh

Pusar arah mata angin yang tujuh

Soemarah..Soemarah..Soemarah

Berserah pada semesta 

Payung penaung para resi pun pendosa

Soemarah..Soemarah..Soemarah

Kala berlaju saksi deru langkah

Para pencari hakikat dan makna

Solo, 8 Agustus 2022


Nasi

Jangan kau memusuhi nasi

Ingat nasib bapak ibu tani

Meski ini kolonial yang merekonstruksi 

Nanti kau kan susah sendiri

Jangan kau memusuhi nasi

Habiskan jangan buat basi

Berteman baiklah jangan emosi

Sudahlah makan, jangan gengsi

Solo, 22 Mei 2022


Aku Ingin

Aku ingin bertemu, dikau 

Dalam ramai dan sunyi 

Kutahu kau tahu

Kugenggam kasihmu 

dalam mimpi tak berujung

Namamu merajai bawah sadarku

Memenuhi ruang pikir dan hati

Wahai hidup yang paling hidup

Kematian yang paling nyata

Kau, lebih dekat dari napasku

Kau adalah aku

Aku, ingin bertemu

Kutarikan duka

Kupeluk suka

Aku ingin bertemu

Kuhempas rintangan 

Merayakan luka 

Mengamini doa

Aku ingin

Menyelami wajahmu

Kasih yang tak menyurut 

Solo, 27 Mei 2022


Jangkar

Aku adalah jangkar 

Meneguhkan hatimu 

Dari ombak yang menerjangmu

Tak perlu ragu 

Jangkarmu pengamanmu

Aku adalah jangkar 

Di depanmu menghadapi badai

Kau hanya harus kuat 

berpegang erat 

Kau kan selamat 

Aku adalah jangkar 

Percayalah pada nuranimu 

Meski kau tak melihatku 

Kau bisa merasakanku 

dengan yakinmu 

Solo, 27 Mei 2022


Febriana, ibu rumah tangga dan guru paruh waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.