Cerpen

Suatu Hari, Aku Ingin Piknik

Ibu bilang, aku hanya mengingatkannya pada seorang lelaki kurang ajar yang meninggalkan ibu setelah tahu hubungan gelapnya membenihkan janin. Ibu memang tak pernah memarahiku tapi juga tidak mencintaiku seperti ia mencintai Namira. Ibu selalu diam di depanku tapi banyak bicara jika di depan Namira.

Continue Reading...