Cerpen

Gadis Kecil dan Dendam yang Menunggu

Paul menggeleng, “Dia memang membenciku, tapi tak sampai ingin membunuhku.”
Saat kami sedang berbincang, di ambang pintu, Sergio tiba-tiba muncul. Dia menenteng secarik surat kabar yang digulung. “Apa lagi bualanmu hari ini? Kudengar dari luar, kau menyebut-nyebut namaku,” tanyanya sambil memukul-mukulkan gulungan koran ke telapak tangan.

Continue Reading...